Apa Itu Website dan Perbedaan antara Statis-Dinamis?

Apa Itu Website dan Perbedaan antara Statis-Dinamis?

Kata website sudah tidak asing lagi di telinga, benar tidak? Namun, tahukah Anda apa itu website? Apa saja perbedaan website statis dan dinamis?

Nah, untuk tahu arti dan perbedaannya, Anda perlu menyimak informasi berikut ini.

Pengertian Website yang Perlu Diketahui

Website merupakan kumpulan halaman domain di internet untuk tujuan tertentu dan saling berkaitan. Untuk bisa mengakses website, maka Anda perlu koneksi internet dan memasukkan URL.

Namun, halaman domain tidak bisa disebut website tanpa adanya 3 unsur berikut ini:

  1. Domain atau alamat.
  2. Hosting untuk menyimpan data pada website.
  3. Konten atau isinya.

(kunjungi: download film)

Apa Itu Website dan Perbedaan antara Statis-Dinamis?
Apa Itu Website dan Perbedaan antara Statis-Dinamis?

Website Statis dan Dinamis

Setelah tahu apa itu website, mungkin Anda bingung, jadi, semua website itu sama saja? Tidak juga karena pada dasarnya, website dibagi menjadi 2, yaitu website statis dan dinamis.

Website dinamis adalah website yang kontennya bisa diubah dan di-update berkala. Karena hal tersebutlah, jenis website ini memiliki konten yang lebih beragam.

(baca: contoh website sederhana)

Sedangkan website statis merupakan website yang kontennya tidak bisa diupdate secara langsung. Jika ingin merubahnya, maka Anda harus mengubah kode yang digunakan secara manual.

Keunggulannya, Anda tidak perlu menyiapkan banyak database lho.  

Dilihat dari pengertiannya saja, website statis dan dinamis sudah berbeda. Namun, apa hanya itu saja perbedaannya? Tidak.

Ada beberapa perbedaan antara website dinamis dan statis, yaitu:

Perbedaan Dinamis Statis
Konten Bisa diupdate dengan mudah Perlu mengubah coding untuk update konten
Database Perlu database dengan kapasitas besar untuk menyimpan data. Tidak perlu untuk menggunakan database karena perubahan konten yang jarang dilakukan.
Ukuran Ukurannya lebih besar karena adanya sistem program yang kompleks Lebih ringan sehingga loading website juga lebih cepat.
Desain Lebih variatif sehingga lebih mudah menarik visitor. Terlihat monoton, memiliki desain sangat sederhana.
Interaksi Terjadi banyak interaksi untuk keperluan tertentu misalnya untuk bisnis. Tidak banyak interaksi karena pada dasarnya, website statis dibuat untuk jangka waktu lama.
Interaksi pengunjung situs Terjalin interaksi antar visitor. Visitor hanya bisa mengakses tanpa bisa melakukan perubahan, misalnya berkomentar.
Kemudahan pembuatan Agak susah karena diperlukan coding untuk website yang interaktif dan dibuat dari nol. Lebih mudah karena bentuknya yang sederhana.
Bahasa pemrograman yang digunakan Menggunakan bahasa pemrorgaman yang lebih banyak seperti PHP, CSS, ASP, JavaScript. Menggunakan bahasa pemrograman yang sederhana seperti CSS dan HTML
Penggunaannya Bisa digunakan untuk berbagai macam keperluan. Mulai dari blog hingga toko online. Biasanya untuk situs penjualan, misalnya untuk landing page atau company profile.

Dari artikel ini, sudah tahu kan ya apa itu website dan perbedaan antara website statis dan dinamis! Jadi, setelah ini semoga Anda tidak bingung ya jika ditanya mengenai website. Semoga bermanfaat untuk Anda!