Perhatikan ini Saat Desain Rumah Kos Kosan yang Sehat

Perhatikan ini Saat Desain Rumah Kos Kosan yang Sehat

Bisnis kos-kosan memang cukup menguntungkan. Apalagi jika dibangun di dekat kantor, pusat kota ataupun universitas. Maka dari itu, agar para penghuninya nyaman, Anda perlu menggunakan desain rumah kos kosan yang sehat.

Kos-kosan yang sehat juga membantu para penghuni kos agar tetap sehat. Namun, sebelum menentukan desain rumah kos kosan yang sehat, Anda perlu memperhatikan hal berikut ini:

  • Lokasinya

Perhatikan mengenai lokasi. Apakah strategis, lingkungannya baik atau justru dekat dengan sungai?

Pemilihan lokasi ini tentu akan berkaitan dengan desain yang nantinya akan dibuat.

Misalnya nih, lokasi kos-kosan dekat dengan sungai, maka Anda harus memilih desain kos yang dilengkapi dengan pengairan yang baikk. Jika tidak maka saat sungai meluap, kos-kosan akan mengalami banjir.

Selain itu, strategis atau tidaknya kos-kosan juga akan pengaruh pada harganya. Misalnya lokasi dekat dengan supermarket atau kampus, maka harganya akan lebih tinggi dibandingkan yang lokasinya kurang strategis.

  • Ruang Hijau

Namanya juga membangun kos yang sehat, tentu Anda perlu menyiapkan ruang hijau. Ruang hijau ini bisa ditempatkan di depan, belakang atau bahkan di tengah kos-kosan.

Perhatikan ini Saat Desain Rumah Kos Kosan yang Sehat
Perhatikan ini Saat Desain Rumah Kos Kosan yang Sehat

Adanya ruang hijau ini berfungsi untuk:

  1. Sumber udara segar.
  2. Tempat berteduh.
  3. Membuat suasana tidak terlalu terik saat siang hari.
  4. Tempat bersantai untuk para penghuni kos.

Namun, perlu diperhatikan tanaman dan desain dari ruang hijau ini ya. Dengan begitu, penghuni kos akan merasa nyaman dan lingkungan tetap sehat.

(kunjungi: xpskin blog)

  • 1 Lantai atau Bertingkat

Tidak ada yang salah ketika Anda akan membnagun kos 1 lantai ataupun bertingkat. Namun, perhatikan kondisi dan peluangnya di masa depan.

Jika dirasa cukup menguntungkan, Anda bisa membangun kos-kosan 2 atau 3 lantai. Jikapun tidak, 1 lantai sudah cukup.

Bagaimana jika modal hanya cukup 1 lantai padahal prospeknya menguntungkan? Anda bisa menggunakan bangunan yang mudah untuk dirombak. Misalnya bagian atas menggunakan jenis atap flat sehingga nantinya bisa ditambah kembali bangunannya.

Walaupun begitu, tetap perhatikan bahan bakunya ya. Jangan sampai karena bahannya asal-asalan, Anda harus memperbaiki kos.

Jadi, Anda tetap perlu mempertimbangkan prospek dan dana cadangan. Karena siapa tahu, biaya perbaikan kos jauh lebih mahal dari perbaikan rumah, iya kan?

  • Pilih Desainnya

Jika Anda sudah yakin, maka Anda bisa membuat desain kosnya. Perhatikan luas lahan, tinggi, ukuran bangunan dan ruangan yang akan dibangun.

Hindari untuk membuat kamar kos yang memiliki jarak terlalu dekat antara kamar satu dengan kamar lainnya. Dengan begitu, penghuni kos tetap merasa nyaman dan tidak terlalu terganggu karena suaranya yang berisik.

Dari informasi di atas, sudah mendapatkan bayangan untuk membangun kos dengan desain rumah kos kosan yang sehat